Ajukan Proposal “Mitigasi Bencana Pandemi Cavid-19 Berbasis Kearifan Lokal”, Duet Dosen Fakultas Syari’ah IAIN Bukittinggi Ditetapkan Sebagai Penerima Bantuan Penelitian

 

Dr. Aidil Alfin, M.Ag. dan Elfiani, SH., M.Hum ditetapkan sebagai penerima bantuan penelitian oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LP2M) IAIN Bukittinggi. Setelah melewati perjuangan yang cukup berat, akhirnya duet Dosen Fakultas Syari’ah IAIN Bukittinggi ini ditetapkan sebagai penerima bantuan pada klaster Penelitian Terapan Pengembangan Nasional yang dikelola oleh Perguruan Tinggi.

Proposal yang diajukan oleh Dr. Aidil Alfin, M.Ag. dan Elfiani, SH., M.Hum. ini membahas tentang “Mitigasi Bencana Pandemi Covid-19 Berbasis Karifan Lokal pada Masyarakat Indonesia.” Ada 3 praktek kearifan lokal dalam menyikapi pandemi yang akan dielaborasi dalam penelitian ini, yaitu di Sumatera Barat, Jawa Tengah dan Bali. Dalam melakukan penelitian ini, beliau tidak berdua saja, akan tetapi dibantu oleh dua orang mahasiswa Fakultas Syari’ah, yaitu Harry Maksum Alfira dan Rahma Andini Putri.

Proposal ini sebelumnya sudah dipresentasikan secara daring pada hari Kamis, 27 Mei 2021 pada agenda acara Seminar Proposal Penelitian Berbasis Standar Biaya Keluaran IAIN Bukittinggi Tahun 2021 yang difasilitasi oleh LP2M IAIN Bukittinggi. Dr. Aidil Alfin, M.Ag. dan Elfiani, SH., M.Hum. mempresentasikan proposalnya di hadapan Tim Reviewer Eksternal, Dr. Aan Jaelani dan Prof. Dr. Muhammad Abdun Nasir.

Biaya yang diusulkan oleh Tim Peneliti untuk mensukseskan penelitian ini berjumlah Rp. 101.000.000,00. Ini dibiayai melalui Bantuan Operasional Perguruan Tinggi Negeri (BOPTN) dan Badan Layanan Umum (BLU) IAIN Bukittinggi Tahun Anggaran 2021.

Dekan Fakultas Syari’ah, Dr. H. Ismail, M.Ag., sangat mengapresiasi keberhasilan Dosen Tetap Fakultas Syari’ah ini dalam Penelitian Berbasis Standar Biaya Keluaran IAIN Bukittinggi Tahun 2021. “Semoga Pak Dr. Aidil Alfin, M.Ag. dan Buk Elfiani, SH., M.Hum bisa menjalankan penelitian ini dengan baik. Tentu kita dari fakultas sangat mengapresiasi keberhasilan beliau berdua, karena pastinya dapat menunjang akreditasi prodi yang ada di Faultas Syari’ah.” Ungkap Pak Dekan. (hdn)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *